Deteksi Penyakit dengan Irdiologi

138 views
banner 468x60

Metode deteksi penyakit dengan melihat iris mata

Deteksi Penyakit dengan Irdiologi

Apa itu IRDIOLOGI?

Irdiologi merupakan sebuah keilmuan yang mendeteksi (tetenger) penyakit dan kelemahan organ tubuh lewat bola mata

Lewat Irdiologi, semua penyakit yang ada didalam tubuh dapat diketahui. Keakuratan Irdiologi dalam mendeteksi Penyakit bila dipersentasekan sekitar 80% akurat

Iridologi pertama kali dipopulerkan oleh Theodore Kriege lewat bukunya Chiromatica Medica di Dresden Jerman pada 1670. Selanjutnya Chart of Iridologi dikemangkan oleh Bernard Jensen yang dikenal sebagai Bapak Iridologi Modern.

Mata memiliki kurang lebih 28 ribu saraf otonom yang terhubung dengan saraf-saraf organ tubuh lainnya. Uniknya keakuratan data dari pemeriksaan mata tidak terpengaruh oleh mata berair, mata merah karena kurang tidur, kelelahan, buta warna atau katarak.

Iridologi berasal dari kata iris atau selaput pelangi di mata.
Ilmu ini percaya bahwa kondisi tubuh manusia biasanya tercermin dalam kondisi dan keseimbangan dalam mata manusia. Semakin banyak penyimpangan, baik dari bentuk maupun warna mata normal, maka kondisi kesehatan si pasien bisa kelihatan.

Iridologi merupakan sains menganalisis tanda-tanda seperti warna, dan struktur iris untuk mendapatkan informasi/ matlumat/ berita penting mengenai keadaan kesehatan seseorang. Apa saja informasi yang berlaku di dalam tubuh manusia disampaikan ke otak melalui jutaan urat saraf.

Otak yang menerima laporan kesehatan itu selanjutnya akan menunjukkan keadaan sel dan organ tubuh di iris mata. Hal ini dikarenakan iris mata bertindak sebagai skrin visual bagi otak yang mempunyai hubungan dengan semua organ tubuh manusia.

Alat Diagnosa Irdiologi sederhana

Pemeriksaan iridologi bisa dilakukan secara digital, dengan menggunakan kamera digital.Syaratnya kamera untuk Irdiologi:

  • Kamera tersebut harus memiliki fasilitas macro 1-3 cm, agar dapat dipergunakan untuk memotret dari jarak dekat.
  • Selanjutnya gambar dalam format jpg hasil jepretan kamera digital itu diupload ke komputer untuk dilakukan analisa.
  • Bila tidak memiliki Kamera diatas serta tidak ada Komputer/laptop bisa menggunakan Kamera Poket Digital, minimal 14 MegaPixel agar saat memeriksa tekstur mata (dengan Zoom) gambarnya tidak pecah.

Jika ada gangguan kesehatan, biasanya polanya akan membentuk seperti robekan, pecahan, jalinan-jalinan yang bolong atau lompatan gradasi warna, tanda ini disebut lession. Misalnya saja warna putih keruh melingkar di iris mata biasanya diasosiasikan dengan tingginya kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Untuk pemeriksaan biasanya menggunakan alat light-pen yang biasa digunakan para dokter. Bisa juga menggunakan alat seperti refraksi mata yang digunakan oleh optik atau dokter mata. Pemeriksaan bisa juga dengan manual, dengan memperhatikan dengan seksama hasil foto dari mata yang kemudian dibandingkan dengan Peta Penyakit dibawah ini.

Pembagian Mata menurut Irdiologi

Menurut para iridolog, ditemukan bahwa iris mata memiliki tujuh topografi yang menggambarkan kondisi organ-organ tubuh

Terdapat lingkar penting yang disebut Autonomic Nerve Wreath yang menggambarkan kondisi pencernaan yang berakibat pada saraf otonomik. Dimulai dari biji mata (pupil) ke arah luar, sifat utama pertama terletak pada 1/3 bagian luar dan membentuk sisi iris atau rangkaian-lingkaran syaraf autonomis. Ini sering memiliki bentuk yang tidak teratur dan agak berkelok-kelok. Tanda ini memisahkan organ pencernaan dan penyerapan (asimilasi) dari bagian tubuh lainnya. Pada bagian-dalam rangkaian-lingkaran terdapat perut, usus besar dan usus kecil. Lapisan lingkaran itu sendiri menunjukkan sistem syaraf otonomis.

Di luar rangkaian-lingkaran, terdapat semua organ dan jaringan lain sebagaimana tergambar pada bagan. Anda bisa melihat dari gambar tersebut bahwa ada tujuh zona, masing-masing dengan isi khusus. Pada kebanyakan orang, zona paru-paru, ginjal, usus besar, dan liver (hati) menonjol sebagai sifat orientasi. Dari sini, anda bisa memulai untuk menetapkan kedekatan zona lainnya yang menarik perhatian anda.

iridologi-1

IRIS MATA HITAM merupakan pusat dimana terkumpulnya segala system saraf tubuh manusia. Setiap perubahan yang berlaku pada tubuh akan disampaikan ke otak. Segala informasi yang digambarkan oleh otak, akan pula dipancarkan sama halnya kepada iris mata hitam. Diiris mata inilah kita akan dapat melihat segala perubahan dan ketidakseimbangan sistem tubuh manusia.

Di dalam iris mata manusia terdapat 7 zona atau lapisan utama yang menggambarkan semua fungsi dan organ tubuh manusia. Ketidakseimbangan di dalam system tubuh dapat dikesan berdasarkan 7 zona atau lapisan iris mata.

  • Lingkaran 1. Perut / Lambung (Stomach)
  • Lingkaran 2. Usus (intestines)
  • Lingkaran 3. Jantung (Heart), Bronkia (bronchi)l, Pankreas, Adrenal, Pitutary,Pineal, Pundi Hempedu (gall blader)
  • Lingkaran 4. Prostat, Uterus (Rahim), Skeleton (Rangka)
  • Lingkaran 5. Otak, Paru-paru, Hati, Spleen (Limpa), Ginjal, Tairoid, dll.
  • Lingkaran 6. Otot-otot, Syaraf Motorik, Limpatik, Peredaran Darah
  • Lingkaran 7. Kulit, Syaraf-syaraf Sensori
Irdiologi Mata Kanan

keterangan untuk Gambar Mata Kanan:

  • P : Pineal, kelenjar penghasil melatonin
  • Mastoid : Tulang di bagian belakang telinga.
  • SOL.PL : Solar Plexus, Sekumpulan syaraf yang berfungsi untuk mendistribusikan impuls syaraf ke hati, empedu, pembuluh arteri di perut, rectum, lambung, diafragma perut, limpa, ginjal, adrenalin, ovarium dan testis. Letaknya tidak jauh dibawah jantung dan tymus.
  • THY : Thymus, kelenjar yang membuat dan menyimpan limfosit – T. Letaknya di bagian depan bawah leher.
  • DUO : Duodenum (usus dua belas jari)
  • PIT.G : Pituitary Gland, Penghasil hormon keseimbangan
  • O : Aorta
  • P.T : Parathyroid, kelenjar yang membuat Parathormon yang menaikkan kadar kalsium darah
  • Cardia : Area tempat bertemunya lambung dengan kerongkongan
  • Pilorus : Katub kecil yang menghubungkan lambung dengan duodenum, usus dua belas jari
  • HAL : Halusinasi
  • OBS : Obsesi
Irdiologi Mata Kiri

keterangan untuk Gambar Mata Kiri:

  • Medulla : Bagian tengah suatu organ tubuh, Sumsum, ginjal, Bagian tengah otak (modulla oblongata).
  • Diafragma : Sekat yang memisahkan rongga dada dengan rongga perut.
  • Adrenal : Penghasil horman adrenalin, untuk menaikkan kadar gula darah.
  • Limpa : Spleen, penghasil cairan getah bening, berfungsi menjaga imunitas & memperbaiki jaringan
  • Scrotum : Buah zakar
  • Esophagus : Saluaran pencernaan dari mulut hingga lambung, kerongkongan
  • Tiroid : Penghasil hormon tiroksin, berfungsi untuk mengontrol pertumbuhan tubuh, ( terletak di leher). Jika tiroksin berlebihan, tubuh menjadi raksasa (gigantisme), jika kekurangan jadi kerdil (kretimisme).
  • Tonsil : Amandel, terletak di belakang lidah, berfungsi untuk menjaga imunitas.
  • Pankreas : Penghasil enzim – enzim pencernaan dan hormon insulin

Informasi yang bisa dianalisis berdasarkan letak mata:

  • Mata kanan, Menggambarkan kondisi kesehatan bagian tubuh sebelah kanan dan otak.
  • Mata kiri, Menggambarkan kondisi kesehatan bagian tubuh sebelah kiri dan otak.

Informasi yang bisa dianalisis berdasarkan iris mata:

  • Bagian atas iris mata, Memberikan informasi yang berkaitan dengan kepala, otak dan jantung. Karena perut memiliki hubungan dekat dengan kepala, maka semua penyakit yang timbul didalam perut ditemukan didalam mata.
  • Bagian bawah iris mata, mata menunjukkan genitalia (alat kelamin) dan juga ginjal serta usus besar, dari sinilah sakit perut, sakit kuning, batu ginjal, batu hempedu dan penyakit kelamin dapat ditemukan. Tanda-tanda ini terdiri dari pembuluh, gelembung dan bintik-bintik pada kulit.
  • Bagian tengah/dalam iris, Berhubungan dengan perut dan pencernaan.
  • Bagian terluar iris, Memberikan indikasi mengenai kondisi kolon, ginjal, hati, punggung, dan kulit.
  • Bagian kanan iris, menunjukkan liver (hati), thorax/rongga dada dan pembuluh darah kanan.
  • Bagian kiri iris mata, dapat menunjukkan semua organ yang terletak di sebelah kiri, juga jantung, thorax kiri, limpa kecil dan pembuluh darah kecil. Kondisi kesehatan dan penyakit yang timbul dari jantung ditemukan di sini, terutama lemah jantung atau sakit jantung.
  • Lingkaran kebiruan yang mengelilingi bagian terluar iris, Menunjukkan kondisi kejiwaan, stres misalnya.
  • Ukuran pupil, Menentukan seberapa besar energi yang dimiliki oleh orang yang bersangkutan, yang biasanya digunakan saat pengambilan keputusan. pupil besar identik dengan ketegasan, ego dll begitu sebaliknya.

Dengan mengamati selaput pelangi mata dan membandingkannya dengan kondisi normal, kita bisa melihat lemah kuatnya kondisi tubuh. Keseimbangan dalam organ dan sistem tubuhnya. Dari situ kita bisa menganjurkan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuhnya, terapi holistik apa yang harus dilakukan. Iridologi akhirnya bisa dikaitkan dengan terapi holistik atau homeopati.

Contoh Analisa Irdiologi

Berdasarkan pada analisis susunan iris mata (selaput pelangi), yakni:

lensa, tenunan garis-garis, lekukan garis, lingkaran berwarna disekeliling iris. Peran iris mata ini ibarat layar monitor komputer yang dapat memperlihatkan data atau potret mengenai apa yang terjadi pada seluruh bagian organ tubuh kita.

contoh diagnosa iridiologi
  1. Tubuh Sehat : Serat Lurus, Rapat, Tubuh yang kuat dari serangan penyakit, Ada hubungan dengan faktor genetik, Terkait kolon yang sehat.
  2. Tubuh Lemah : Serat Longgar, Bentuk seperti bunga karang, Sistem imun rendah, faktor genetik, Menunjukkan terlalu banyak vaksinasi, Menunjukkan penggunaan obat-obat kimia.
  3. Stress : Terjadi tekanan pada saraf ataupun stress yang kuat, Pendekatan holistik lebih baik dalam mengatasi stress, Pada iris mata kelihatan garisan putih.
  4. Kolesterol Tinggi /Darah Tinggi : Ciri-ciri pada mata : Lingkaran putih menandakan adanya kolesterol yang tinggi dalam darah, Mudah kena serangan sakit jantung, Darah tinggi dan Arthritis. Sebab : Makanan berlemak, konsumsi garam yang tinggi.
  5. Pikun/Pusing : Nutrisi dan oksigen tidak sampai di kepala, Gangguan saraf bisa menyebabkan stroke, Akibat dari peredaran darah yang tidak baik dan darah kental.
  6. Anemia : Oksigen tidak sampak ke bagian ujung tubuh seperti ujung jari kaki tangan dan kaki akan menyebabkan kesemutan.
  7. Racun Tinggi : Racun telah menyebar keseluruh tubuh dan terasa lemah pada seluruh bagian badan dan sukar menentukan bagian yang rusak, Terjadi gangguan hormon dan emosi fungsi hati, Biasanya melibatkan mental, irritable (mudah terganggu), dan spiritual lemah.
  8. Racun di kulit : Tanda terjadinya keracunan dalam tubuh terutama pada kulit, Perlu mengonsumsi yang bertujuan mengembalikan dengan program detoxifikasi.
  9. Gangguan Limpa
  10. Kurang Oksigen
  11. Asidosis : Kelebihan asam dan terjadi heartburn alkalosis keadaan basa yang tinggi menyebabkan terjadinya fermentasi dan gangguan pencernaan. Pada iris asidosis kelihatan gelang keputih-putihan dan pada alkalosis agak gelap di zona pertama yaitu perut.
  12. Penumpukan Racun
  13. Metabolisme Lamban
  14. Penyerapan Kecil
  15. Asam lambung berlebih
  16. Kantung kotoran
  17. Terjadi pembengkakan (baloon) disekitar sigmoid karena sembelit, yaitu kotoran tidak dapat dikeluarkan dengan gampang. Pada iris mata kiri kelihaan ANW membesar/melebar
  18. Usus melintang jatuh kebawah sehingga menekan organ bawah. Biasanya kelihatan perut agak buncit, sering sakit pinggang, keputihan, sering kencing dan sukar hamil. Orang yang selalu naik turun bangunan dua tingkat atau mengangkat benda berat, cenderung lebih mudah mengalami sembelit. Perhatikan ANW di bagian tengah, turun mendekati pupil.
  19. Pengecilan kolon disebabkan keracunan makanan atau obat terutama obat penghenti diare sering mengeluh sakit di bagian perut dan kurus. Pada iris kelihatan ANW agak tajam ke pupil, Banyak di derita terutama oleh anak kecil. Terjadi pengecilan pada kolon ini mengganggu proses pembuangan kotoran. Gambar pada ANW seperti gelombang.
  20. Tanda akan sembuh.

Keunggulan Irdiologi

beberapa keunggulan Irdiologi, diantaranya:

  • Pemeriksaan menyeluruh dengan biaya yang murah. Karena dalam waktu yang singkat dapat terlihat secara keseluruhan kekuatan dan kelemahan organ tubuh.
  • Dapat menggambarkan penyebab utama keluhan yang dirasakan, sehingga lebih mudah mengobatinya. Sering orang berobat namun tidak kunjung sembuh, minum obat baik namun habis obat kambuh lagi, atau sering harus minum obat seumur hidup. Kondisi ini tidak perlu terjadi jika kita mengetahui sumber penyakitnya. Seperti orang mau membersihkan rumput dari halaman, jika hanya di pangkas maka rumput akan tumbuh lagi, tapi jika mencabut akarnya maka rumput tidak tumbuh lagi. Demikian juga jika akar penyebab penyakit diketahui maka pengobatan akan lebih efektif.
  • Organ-organ tubuh yang lemah dapat terlihat pada pengaruh emosi dan mental sehingga dengan pemahaman ini akan lebih mudah untuk memperbaiki hal-hal yang membebani secara mental dan emosi serta akan membantu memperbaiki situasi lingkungan yang sering menjadi penyebab gangguan kesehatan. Pengamatan inilah yang akan menyumbang pada kesehatan menyeluruh baik fisik maupun mental.
  • Iridologi merupakan pemeriksaan yang tidak menyakiti atau melukai seperti jarum suntik, bedah dan juga tidak ada efek samping membahayakan seperti radiasi dll

Kelemahan Irdiologi

setiap keilmuan pastilah memiliki kelemahan, begitu pula dengan irdiologi. Kelemahan Irdiologi terletak pada pasien yang memiliki kelemahan pada mata, dalam artian Mata yang akan dibaca lewat ilmu Irdiologi tersebut sedang sakit, baik karena mata merah ataupun katarak, sehingga tekstur mata tidak bisa dianalisa dengan baik. selain itu Stres tinggat tinggi juga sulit di baca lewat irdiologi.  karenanya,  syarat yang mesti dipenuhi ketika hendak melakukan pemeriksaan. sebaiknya tidak sedang sakit mata. Akan sangat sulit mendeteksi iris mata dalam kondisi ini. Syarat kedua, adalah sebaiknya pasien tidak sedang dalam kondisi stres. Dalam keadaan stres, zona limfatik di iris mata juga akan berubah bentuk. Akan butuh waktu 2-3 jam untuk mengembalikan ke kondisi normal sebelum dideteksi.

untuk menanggulangi kelemahan Irdiologi tersebut, dalam mendeteksi penyakit Praktisi dapat mengkombinasikan Ilmu Irdiologi dengan Kisnologi, yaitu ilmu mendeteksi penyakit dengan metode holistis yang umumnya menggunakan urat nadi sebagai pengantar pesan kominikasi holistik antara praktisi dengan pasiennya.

Irdiologi belum mendapatkan kesepakatan dari kedokteran barat. Penolakan mereka didasarkan pada argumentasi bahwa selaput pelangi mata itu kondisinya memang berubah-ubah.

Padahal dari penelitian para ahli iridologi ditemukan bahwa perubahan-perubahan kondisi mata itulah yang sesungguhnya punya makna tersendiri. Dr Ignatz von Peczely dari Hongaria pernah melihat guratan garis hitam di bagian mata seekor burung hantu yang patah kakinya. Setelah luka kaki burung sembuh beberapa minggu kemudian, Peczely melihat gurat hitam itu ternyata juga berangsur menghilang.

Sejak saat itu Peczely juga mulai tertarik pada bidang iridologi ini. Malah Peczely kemudian sempat menjadi ahli otopsi untuk memastikan keberadaan penyakit yang diperkirakan dari iris mayat sebelum meninggal.

Kelemahan dari iridologi lainnya adalah tidak dapat secara spesifik jenis penyakit atau gangguan yang diderita suatu organ. Misalnya dijumpai tanda lession pada tyroid, namun tidak dapat ditentukan apakah hypert ataukah hypo. Dibutuhkan terapi tambahan untuk menentukan lebih spesifik.

Mungkin inilah sebabnya, sedikit dokter yang menggunakan iridologi. Karena pengobatan medis membutuhkan diagnosa yang spesifik. Sedangkan pengobatan holistik tidak membutuhkannya.

Cara pemeriksaan:

Metode tes ini sangatlah mudah. Anda cukup duduk di kursi, dagu diletakkan di atas alat penopang, mata Anda dibelalakkan, lalu kamera digital akan memotret mata Anda sebelah kiri dan kanan. Proses pemotretannya tak beda dengan pemeriksaan mata minus atau plus di dokter mata atau optik-optik. Jadi, tak ada rasa sakit, waktunya pun berlangsung singkat, kira-kira 5-10 menit.

catatan penting:

mulai membaca dari ring luar, perhatikan warna garis luar pada hitam bola mata,

  • Garis hitam tebal, mengandung makna tingkat toxin tubuh tinggi, sehingga berefek menjadi gatal-gatal (darah kotor), atau berakibat radang. bila hitamnya melebar masuk menuju ring tengah, perhatikan bagian mata mana yang tertutup arsiran hitam tersebut, berarti toxin / darah kotor itu mengganggu orga yg di arsir hitam tsb.
  • Garis Putih tebal, makna kolestrol tinggi, konfirmasi dengan cek jantungnya. apabila garis putihnya terlalu tebal, biasanya dibarengi oleh garis hitam. Kolestrol yang tingi akan memacu toxin atau darah kotor dalam tubuh.
  • Garis tebal Biru, bermakna kekurangan oksigen. perbanyak olahraga, pengatura nafas dan minum

diagnosa agar efektif dari ring dalam ke ring luar. sehingga prioritas pertama mulai dari Lambung, Usus, Jantung, Hati, empedu, Pankreas, Ginjal, paru-paru. setelah itu baru perhatikan yang lainnya.

apabila saat difoto/pengambilan gambar mata, ternyata hasilnya seperti memantul. itu maknanya mata yg diambi gambarnya itu sedang ada masalah, mungkin plus, minus atau gangguan mata lainnya. cara yang lebih baik dalam rangka terapi kaca mata adalah, dengan hanya menggunakan kaca mata maksimal 2 jam, kemudian lepaskan kacamata tersebut 5 menit untuk memandang obyek untuk melatih mata. apabila rutin dilatih, niscaya plus/minus akan sembuh.

apabila terdapat banyak spot/bolong-bolong, itu tanda pasien sering mengkonsumsi obat kimia.

apabila dalam Hitam Mata terdapat garis aksir melingkar, itu tanda stres.

Dari hasil diagnosa iridologi, terapi yang diperlukan bisa beragam, bisa juga digabung misalnya terapi akupunktur dengan bekam, akupresur, pijat refleksi ataupun Obat Herbal. Iridologi hanya bersifat memelihara dan menganalisa. Pengobatan menjadi tugas terapi holistik lainnya, khususnya herbal.

Sekadar untuk menjaga kesehatan, pemeriksaan iridologi sebaiknya dilakukan minimal enam bulan sekali. Kecuali ada keluhan mana sebaiknya bisa langsung diperiksa. Pemeriksaan dilakukan pada kedua belah mata untuk menunjukkan kondisi yang lebih lengkap.

Yang jelas, diagnose iridologi ini lebih menyenangkan, tidak sakit, dan murah biayanya. Bahkan memiliki kelebihan, dapat lebih dahulu menemukan adanya kelemahan organ, dimana laboratorium belum dapat mendeteksinya. Berbagai penyakit bisa dideteksi seperti depresi, kadar toksid, hambatan nutrisi tubuh, gangguan pencernaan, kelemahan organ-organ penting, kolesterol, kadar sodium darah, dll.

Email Autoresponder indonesia

Comments are closed.